Manggarai Timur

Kamis, 6 Mei 2021 - 11:32 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Bupati Matim, Agas Andreas saat dijemput warga untuk sosialisasi pemekaran kecamatan (Foto: Pankra Yoris)

Bupati Matim, Agas Andreas saat dijemput warga untuk sosialisasi pemekaran kecamatan (Foto: Pankra Yoris)

Satu Kecamatan Akan Dimekarkan Lagi, Bupati Matim Lakukan Sosialisasi

Manggarai Timur, Floreseditorial.com —Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas berencana menambahkan satu kecamatan lagi di Kabupaten yang Ia pimpin itu.

Agas Andreas menjelaskan, Kecamatan baru yang direncanakan itu adalah Kecamatan Lamba Leda Barat yang akan dimekarkan dari Kecamatan Lamba Leda Selatan.

“Satu lagi kecamatan yang akan kita rencanakan yaitu Kecamatan Lamba Leda Barat dan akan kita canangkan Lonto Ulu menjadi Ibu Kota Kecamatan,” ujar Ande Agas saat melakukan sosialisasi pemekaran kecamatan Lamba Leda Barat itu di Desa Compang Laho, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kamis (6/5/2021).

Ia menjelaskan, tujuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Matim melakukan pemekaran Kecamatan itu adalah untuk mempermudah Pemerintah dalam memberikan pelayanan serta mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

“Untuk mencapai keputusan final pemekaran tentu ada persyaratan yang harus di penuhi diantaranya jumlah desa, jumlah kepala keluarga dan lain sebagainya,” ujarnya lagi.

Menurut Mantan Wakil Bupati Matim dua periode itu, nantinya kota kecamatan menjadi pusat kegiatan dan pelayanan bagi masyarakat dan bukan lagi di kabupaten.

Karena itu, Ia meminta seluruh para kepala desa agar membantu mempercepat proses pemekaran Kecamatan Lamba Leda Barat itu. Ia meminta agar para Kepala Desa mendata semua kepala keluarga dan jumlah penduduk.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Matim, Damu Damian, menyambut dengan baik rencana Pemda Matim itu.

“Dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat lenang raya dan poco raya terkait lokasi yang akan di jadikan sebagai kota kecamatan tersebut,” ujar Damu Damian saat menghadiri sosialisasi itu.

Dia berharap agar semua yang hadir untuk mewartakan kabar ini keseluruh keuarga dan masyarakat lainnya yang tidak sempat hadir.

Senada dengan Damu Damian, Anggota Komisi C DPRD Matim, Sipriaus Habur mengatakan, prinsipnya harus sepakat agar wilayah Kecamatan di Matim itu harus di mekarkan agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga meminta para Kepala Desa agar selalu bekerja sama guna terwujudnya rencana pemekaran kecamatan itu. Ia mengajak, agar lokasi yang dipilih menjadi Ibu Kota Kecamatan itu segera dibersihkan untuk selanjutnya dilaporkan ke Dinas Pertanahan Matim agar dilakukan pemetaan wilayah.

Turut Hadir dalam sosialisasi itu, Kepala Dinas Pertanahan Matim, Tobias Suman, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Lesejahteraan Rakyat, Herman Jebarus, Camat Lamba Leda Selatan, Alvian Yorand Nengkos, dan para kepala desa, para Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pendidik, tokoh pemuda, dan, tokoh agama.

Untuk diketahui, selama ini Kecamatan Lamba Leda telah dimekarkan menjadi tiga wilayah Kecamatan lagi yaitu Kecamatan Lamba Leda Timur, Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan Kecamatan Lamba Leda utara.

Laporan: Pankrasius Y. Gandung
Editor: Ignas Tulus




Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya
x