Manggarai Timur

Rabu, 5 Mei 2021 - 09:38 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Kades Bamo, Vinsensius Bela (Baju Keki) sesaat sebelum menandatangani berita acara penyerahan tahan dari Pemdes Bamo Ke Pemda Matim (Foto: Ekorantt/Mulia Donan)

Kades Bamo, Vinsensius Bela (Baju Keki) sesaat sebelum menandatangani berita acara penyerahan tahan dari Pemdes Bamo Ke Pemda Matim (Foto: Ekorantt/Mulia Donan)

Soal Dugaan Korupsi Dana Desa, Begini Penjelasan Kades Bamo

Manggarai Timur, Floreseditorial.com —Dugaan kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Vinsensius Bela, Kepala Desa (Kades) Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mulai dicium oleh masyarakat di Desa tersebut.

Sejumlah masyarakat yang mencium dugaan kasus korupsi yang dilakukan Kades Vinsensius itu, sudah membuat laporan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai yang berkedudukan di Ruteng dengan tembusan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati), NTT di Kupang beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, dalam laporan yang dibuat masyarakat Desa Bamo itu terdapat sembilan item proyek yang diduga bermasalah. Menurut masyarakat, Kades Vinsensius diduga kuat melakukan korupsi Dana Desa (DD) melalui sejumlah proyek-proyek di Desa tersebut.

Kades Bamo, Vinsensius Bela ketika dimintai tanggapannya terkait laporan warganya itu, membantah seluruh laporan-laporan itu. Menurutnya, apa yang sudah dilaporkan sejumlah warganya itu tidaklah benar.

“Setelah saya melihat beritanya, didalam laporan mereka ada item-item pekerjaan yang sepertinya mereka terka-terka (tebak-tebak),” ujar Vinsensius membantah laporan warga terkait item proyek yang diduga bermasalah itu.

Ia menjelaskan, apa yang sudah dilaprkan warga itu tidak sesuai dengan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

“Tidak sesuai fakta di lapangan,” tegasnya lagi.

Diberitakan media ini sebelumnya, Vinsensius Bela, Kepala Desa (Kades) Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan oleh sejumlah Masyarakat Desa Bamo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai yang berkedudukan di Ruteng, pada Senin (26/4/2021) kemarin.

Vinsensius dilaporkan karena diduga telah melakukan Korupsi Dana Desa (DD) yang masuk ke Desa Bamo sejak tahun 2018 lalu hingga tahun 2021.

Salah satu sumber Floreseditorial.com yang tidak mau namanya dipublish, menjelaskan, Kades Vinsensius diduga kuat melakukan korupsi DD melalui proyek-proyek yang ada di Desa.

Laporan: Ignas Tulus

Artikel ini telah dibaca 298 kali

Baca Lainnya
x