Ende

Senin, 3 Mei 2021 - 11:38 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Anggota Komunitas Ojek Desa (KOD), Desa Detusoko (Foto: Rian Laka)

Anggota Komunitas Ojek Desa (KOD), Desa Detusoko (Foto: Rian Laka)

Dukung Desa Wisata, Pemdes Detusoko Barat Bentuk Komunitas Ojek Desa

Ende, Floreseditorial.com —Dalam rangka mendukung desa wisata, Pemerintah Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) membenuk Komunitas Ojek Desa (KOD).

Kepala Desa Detusoko Barat, Nando Watu, kepada Floreseditorial.com mengatakan, Komunitas Ojek Desa tersebut sudah dibentuk dari sebulan yang lalu.

Ia menjelaskan, pembentukan KOD tersebut memiliki kekuatan hukum berupa Surat Keputusan (SK) Kepala Desa yang dilengkapi dengan struktur kepengurusannya.

“Sebagai kelompok Pemberdayaan di desa, secara inisiatif dan swadaya dan untuk memperkuat ikatan kelompok, anggota ojek ini melakukan iuran anggota 5 ribu dan arisan 10 ribu tiap hari Rabu dan Sabtu sesuai dgn jadwal pasar mingguan di Detusoko,” ujar Nando, Senin (3/5/2021).

Ia berharap, KOD tersebut kedepannya bisa melayani kebutuhan masyarakat di tingkat desa serta membuka layanan service yang lebih terorganisir dan berencana untuk layanan Ojek Online Desa.

“Tiap bulan kelompon ojek desa ini bekerja sama degan Puskesmas Detusoko melalui pos Usaha Keselamatan Kerja (UKK) di mana tiap bulan anggota ojek ini diperiksa tinggi badan, berat badan, tensi darah, dan tes kesehatan lainnya,” Jelas Nando.

Selain itu, Ia juga menambahkan, kedepan pihaknya berencana agar setiap anggota KOD memiliki usaha yang variatif seperti untuk tanam cabe, sayur, usaha ikan dan juga usaha jualan tahu tempe.

“Keanggotaan ojek telah membuat pembukuan seadanya, namun pelan pelan mencoba untuk memulai. Sedikit demi sedikit, mencoba mengakomodir kekurangan, pelan-pelan belajar keorganisasian dan mendukung program Kewirausahaan di desa dengan target utama Sebagai pelaku adalah komunitas ojek,” tutup Nando.

Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Desa, Yulius Wesa, menuturkan saat ini sudah ada sebagian anggota yang berencana untuk membuka usaha kecil–kecilan.

Yulius menerangkan, menyangkut modal pihaknya berencana untuk melakukan pinjaman di Bank NTT.

“Karena, seperti yang dijelaskan Pak Kades bahwa ada pinjaman KUR merdeka, bebas Bunga, juga sebagian melalui Koperasi Anggur Merah di Desa,” ujar Yulius.

Yulius menambahkan, saat ini KOD sudah memiliki markas ojek yang berlokasi di depan Kantor desa. Ditempat itu, lanjut Yulius, KOD akan membuat kesepakatan terkait besarnya tarif ojek ke berbagai titik tujuan.

Ia berharap, dengan hadirnya Komunitas Ojek Desa dapat memberikan dukungan penuh dalam meningkatkan kemajuan wisata di desa Detusoko Barat.

Laporan: Rian Laka
Editor: Ignas Tulus

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya
x