Nagekeo

Jumat, 11 Desember 2020 - 08:28 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Pengumuman pihak Disdukcapil Nagekeo yang ditempel pada pintu masuk kantor. (Foto: Jhonatan Raga)

Pengumuman pihak Disdukcapil Nagekeo yang ditempel pada pintu masuk kantor. (Foto: Jhonatan Raga)

Server Error, Proses Perekaman e-KTP di Nagekeo Terhambat

Nagekeo, Floreseditorial.com – Warga Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ingin merekam ataupun mencetak e-KTP, untuk sementara waktu disarankan agar tidak perlu ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nagekeo, apalagi bagi masyarakat di kecamatan dan desa yang jauh dari Kota Mbay.

Pasalnya, masyarakat yang datang ke Disdukcapil Nagekeo untuk melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP di Kota Mbay, beberapa hari belakangan harus pulang tanpa hasil, penuh rasa kecewa.

Pantauan floreseditorial.com, pelayanan perekaman dan pencetakan e-KTP di Nagekeo terhenti karena Server e-KTP bermasalah. Hal itu tertulis pada pengumuman dari pihak Disdukcapil Nagekeo yang ditempel pada pintu masuk kantor.

Yeremias, warga Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, mengungkapkan kekecewaannya. Sudah dua hari Ia berupaya agar bisa mendapatkan e-KTP, tetapi tidak bisa dilayani.

“Saya sangat butuh e-KTP ini untuk urusan yang sangat mendesak. Sudah dua hari saya di Mbay ini,” ujar Yeri dengan nada kecewa.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Disdukcapil Nagekeo, Krispinus Ledo Bude, ketika dihubungi floreseditorial.com, membenarkan hal tersebut.

“Khusus untuk perekaman e-KTP, belum bisa dilayani, server rusak atau error,” ungkap Kris Ledo, Jumat (11/12/2020).

Kris menjelaskan, server tersebut bermasalah akibat listrik PLN di Kota Mbay yang sering padam dan hidup secara mendadak. Akibatnya, beberapa alat elektronik seperti UPS dan Server e-KTP rusak atau jebol.

Senada, Kasie Identitas Penduduk, Hironimus Lu’u, mengatakan, untuk perekaman e-KTP belum bisa dilayani karena server jebol sejak Senin (7/12/2020). Sedangkan untuk urusan Kartu Keluarga (KK), dan dokumen lainnya tetap dilayani, sepanjang jaringan internet normal.

“Untuk KK, Akta, Surat Pindah Penduduk dan Kartu Identitas Anak (KIA), tetap bisa dilayani. Itupun jika jaringan internet stabil,” ujar Heron. (kmr)

Artikel ini telah dibaca 303 kali

Baca Lainnya
x