Manggarai Barat Pilkada 2020

Kamis, 10 Desember 2020 - 13:49 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si (tengah). (Foto: Ist)

Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si (tengah). (Foto: Ist)

Kapolres Mabar Imbau Pendukung Paslon Tak Adakan Konvoi Kemenangan

Manggarai Barat, Floreseditorial.com – Kapolres Manggarai Barat (Mabar) mengimbau para pendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Mabar Tahun 2020 agar tetap menjaga kondusifitas selama proses penghitungan suara berlangsung.

“Seyogyanya, para pendukung tidak bereuforia berlebihan dan tidak melakukan konvoi kendaraan untuk merayakan keunggulan Paslon yang didukungnya, karena berpatokan berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count,” ujar AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si, Rabu (9/12/2020) sore.

AKBP Bambang menyebut, meski rekapitulasi tingkat TPS sudah selesai, bukan berarti hasil penghitungan selesai. Karena masih ada tahapan rekapitulasi penghitungan suara di tahapan berikutnya, yang akan diselenggarakan oleh KPUD Mabar.

Kepada para pihak, Ia mengingatkan, secara hukum, penetapan pemenang yang dikeluarkan oleh penyelenggara Pilkada serentak, dalam hal ini KPUD, belum ada sampai sekarang dan masih ada tahap rekap di PPK.

“Kepada semua pihak, kami imbau kepada para pendukung untuk tetap tenang, sabar dan mau bersama–sama menjaga situasi yang kondusif seperti saat ini,” ungkapnya.

Menurut AKBP Bambang, Paslon yang unggul berdasarkan hasil quick count agar bersabar menunggu hasil penetepan KPUD yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat, serta selalu mengikuti protokol kesehatan dengan tidak melakukan arak–arakan dan pengumpulan massa setelah pemilihan.

“Saat ini, kita masih berada dalam masa pandemi covid-19, yang perlu kita tanggulangi bersama,” katanya.

Begitu juga, diimbau bagi Paslon yang menurut hasil quick count belum berhasil unggul menjadi pemenang di Pilkada serentak 2020 ini, bila merasa belum puas dengan perkembangan dinamika yang ada, dapat menempuh jalur hukum sesuai ketentuan UU dan dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal–hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Mabar, serta menjadi warga negara yang senantiasa menjunjung tinggi nilai–nilai demokrasi.

“Memahami bahwa tujuan menjadi pemimpin di sebuah wilayah, adalah untuk membangun dan memastikan terwujudnya sebuah tatanan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai–nilai kemanusiaan,” terangnya.

Selain itu, Kapolres Mabar juga mengingatkan kepada semua pihak agar sama–sama menjaga kesehatan, terutama di saat berlangsungnya tahapan Pilkada serentak ini, sebab covid-19 masih ada dan berpotensi mengancam keselamatan kita semua bila tidak diantisipasi bersama.

“Di masa pandemi covid-19 ini, saya mengimbau agar semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat, salah satunya dengan tidak lupa menggunakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan selalu mencuci tangan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mabar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Paslon yang sudah menjaga kondusifitas selama tahapan dan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Mabar.

“Saya berterima kasih kepada warga Kabupaten Mabar yang telah bersama–sama mau menjaga kondusifitas, serta dalam pengamatan di lapangan, protokol kesehatan cukup terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Pihaknya memastikan bila semua pihak mau bersinergi bahu–membahu, bekerja sama untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, maka semua tahapan Pilkada serentak di Kabupaten Mabar Tahun 2020, akan berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sehat.

“Kami beberapa hari ini bersama Bapak Wakapolda NTT, Pak Dandim 1612/Manggarai dan Kajari Mabar bersama–sama meninjau pelaksanaan pencoblosan di beberapa TPS, mengunjungi Gedung KPUD, BAWASLU, dan berkomunikasi dengan warga serta petugas penyelenggara Pilkada,” jelasnya.

Berdasarkan hasil survei selama turun ke lapangan, secara umum tidak ada hal yang menonjol yang perlu dikhawatirkan. Lanjutnya, hal ini menandakan warga Mabar benar–benar telah mematuhi hukum dan layak disebut sebagai warga Kawasan Destinasi Pariwisata Super Premium.

“Mudah–mudahan kondisi kondusif ini dapat terus kita pertahankan hingga ke tahap akhir, yaitu pengumuman pemenang Pilkada hingga dilantiknya Pejabat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mabar yang baru,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 830 kali

Baca Lainnya
x