Nagekeo

Kamis, 10 Desember 2020 - 07:55 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, saat menyerahkan bantuan untuk Biara CIJ Maropokot. (Foto: Jhonatan Raga)

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, saat menyerahkan bantuan untuk Biara CIJ Maropokot. (Foto: Jhonatan Raga)

Bupati Nagekeo Serahkan Bantuan Renovasi Biara CIJ Maropokot

Nagekeo, Floreseditorial.com – Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah bansos sebesar Rp 150 juta untuk pembangunan/renovasi Rumah Biara CIJ Maropokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Kamis (10/12/2020).

Sr. Anna Maria, CIJ, selaku Pimpinan Komunitas, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagekeo yang telah memberi perhatian terhadap kondisi Komunitas CIJ

“Kunjungan ini seperti Maria mengunjungi Elisabeth saudaranya. Inilah ‘Betlehem’ di Maropokot pada zaman sekarang ini. Terima kasih uluran kasih untuk kami di Rumah Komunitas CIJ yang kami tinggali ini,”ungkap Sr. Anna.

Bupati Don, tiba di Rumah Biara CIJ pukul 07.30 Wita. Selanjutnya, Bupati Don, diajak meninjau kondisi Rumah Biara CIJ.

Acara penyerahan bantuan secara resmi, berlangsung di ruang makan, diawali pembacaan Berita Acara Bantuan Hibah/Bansos oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat, kemudian penandatangan dan dilanjutkan dengan penyerahan Buku Tabungan dari Bupati Nagekeo kepada Pimpinan Komunitas CIJ.

“Saya konfirmasi. Komunitas ini hidup dalam lingkungan yang masyarakat di sekitarnya juga masih susah. Kita dari pemerintah saat ini urus pertama agar komunitas ini tidak kehujanan. Kami datang bawa bantuan untuk memastikan bahwa para suster dan anggota biara ini tidak kehujanan. Soal air masuk akibat genangan banjir saat musim hujan, saya usahakan agar proyek jalan nasional yang melintasi area ini bisa bangun selokan sedemikian rupa agar persoalan genangan ini bisa teratasi,” ungkap Bupati Don.

Selain itu, Bupati Don, meminta agar para pekerja yang sudah dipersiapkan benar-benar memperhatikan desain tata ruangnya. Diatur dengan baik jauh-jauh hari, apalagi komunitas tersebut berada di pinggir jalan utama.

“Perhatikan status lahannya, sudah bersertifikat atau belum, sehingga pembangunan tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Bupati Don. (kmr)

Artikel ini telah dibaca 917 kali

Baca Lainnya
x