Lembata

Rabu, 9 Desember 2020 - 04:43 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Askawi Manggarai Barat dan MD KAHMI Lembata saat menyerahkan sumbangan berupa Ikan Cakalang untuk Dukung Gizi Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok, Rabu(9/12). (Foto: Ben Kia Assan)

Askawi Manggarai Barat dan MD KAHMI Lembata saat menyerahkan sumbangan berupa Ikan Cakalang untuk Dukung Gizi Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok, Rabu(9/12). (Foto: Ben Kia Assan)

ASKAWI Manggarai Barat Sumbang Ikan Bagi Pengungsi Ile Lewotolok

Lembata, Floreseditorial.com—Bantuan terhadap masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terkena dampak erupsi gunung ile lewotolok terus datang dari berbagai pihak.

Kali ini, bantuan berupa kebutuhan pangan termasuk puluhan ekor ikan Cakalang datang sejumlah oraganisasi dan komunitas yang berasal dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Adapun sejumlah komunitas tersebut yakni Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Kabupaten Manggarai Barat, Masyarakat dan Pelaku Wisata Manggarai Barat dan Karang Taruna Labuan Bajo.

Diketahui, bantuan dari sejumlah komunitas itu dikumpulkan melalui Majelis Daerah (MD) KAHMI Lembata, dan diserahkan kepada Koordinator Logistik, Paul Kedang di Posko Utama TDB Erupsi Ile Lewotolok, Rabu (9/12/2020) pagi.

Sekretaris MD KAHMI Lembata, Mustan usai menyerahkan bantuan menuturkan, pihaknya secara khusus menggalang dukungan bersama Askawi Manggarai Barat setelah melihat pentinganya pemenuhan gizi bagi para pengungsi, terutama dari sektor bahan lokal.

“Jadi kita ikuti apa yang sudah dijalankan pemerintah dan begitu banyak respon yang sudah masuk ke Posko Utama. Kita lihat untuk kebutuhan daging, beras dan lainnya sudah cukup banyak. Namun kami melihat perlu dukungan soal bahan baku gizi seperti dari ikan. Makanya kita coba upayakan dan inilah yang kita bawa. Dan secara khusus kita berterima kasih untuk semangat dari teman-teman Askawi Manggarai Barat yang sangat mendukung ini, ” tutur Mustan, kepada floreseditorial.com.

Mustan menambahkan, usai serah terima, pihaknya juga akan membantu mendistribusikan logistic termasuk ikan-ikan cakalang tersebut ke sejumlah posko shelter pengungsi yang tersebar di Kota Lewoleba.

Menurut Mustan, dukungan spontan masyarakat terutama terkait bahan makanan adalah kekuatan besar untuk membantu pemerintah dalam penanganan pengungsi. Mustan, yang juga Sekretaris Camat Nubatukan ini menambahkan, praktik baik gotong royong atau gemohing (bahasa lamaholot) sudah sangat besar ditunjukkan masyarakat termasuk masyarakat dari desa-desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Nubatukan.

“Sebagai sekretaris camat, yang saya pantau hal seperti ini sangat bagus dilakukan oleh masyarkat. Termasuk dari desa-desa dan kelurahan di Nubatukan. Kami senang karena dalam keadaan seperti ini, semangat gemohing benar-benar dimunculkan masyarakat, ” tambah Mustan.

Untuk diketahui, Selain ikan seperti yang disumbangkan Mustan dan teman-temannya, masyarakat Lembata sejak hari pertama pengungsian, sangat antusias menyumbangkan hasil pertanian untuk membantu pengungsi. Mulai dari buah kelapa dan pisang, ubi dan sayur-sayuran. (san)

Artikel ini telah dibaca 265 kali

Baca Lainnya
x