Lembata

Selasa, 8 Desember 2020 - 07:43 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Dua Personel TNI dari Denbekang IX-44-01/Kupang sedang menyiapkan makanan bagi pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Posko Utama TDB Erupsi Ile Gunung Lewotolok, Senin (7/12/2020). (Foto: Ben Kia Assan)

Dua Personel TNI dari Denbekang IX-44-01/Kupang sedang menyiapkan makanan bagi pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Posko Utama TDB Erupsi Ile Gunung Lewotolok, Senin (7/12/2020). (Foto: Ben Kia Assan)

Denbekang Siapkan 6.000 Porsi Makanan Tiap Hari Bagi Pengungsi Ile Lewotolok

Lembata, Floreseditorial.com – Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Denbekang) IX-44-01/Kupang mendukung Operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) Erupsi Gunung Ile Lewotolok, dengan menyediakan makanan hingga 6.000 porsi setiap harinya bagi para pengungsi.

Komandan Denbekang IX-44-01, Letkol CBA David Widiharsanto, mengatakan, sudah hampir seminggu pihaknya hadir di Lembata untuk mendukung penangananan pengungsi. Hingga Selasa (8/12/2020), Denbekang yang diperkuat 15 personel ini menyediakan makanan siap konsumsi mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam.

“Dengan personel dan perlengkapan masak ini, kita bisa siapkan makan hingga 2.000 porsi sekali makan,” ujar Letkol David, saat ditemui floreseditorial.com di sebelah timur Posko Utama TDB Erupsi Gunung Ile Lewotolok, kompleks Eks Rujab Bupati Lembata, Senin (7/12/2020).

Dengan kapasitas di maksud, Tim Denbekang bisa menyiapkan 6.000 porsi untuk tiga kali makan bagi para pengungsi dan juga relawan Operasi TDB. Selain menyiapkan makanan untuk konsumsi umum, Tim Denbekang juga menyiapkan bubur ayam khusus bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, bayi-balita dan Ibu hamil.

“Kita juga siapkan makanan lebih lembut. Khusus untuk lansia atau bayi-balita. Selain itu, kalau sore hari, kita juga siapkan makanan ringan seperti pisang goreng. Bagusnya karena banyak bantuan dari masyarakat untuk bahan mentah seperti kelapa dan pisang,” ujar Letkol David.

Selain itu, menurutnya aksi kemanusiaan melalui penyiapan makanan bagi pengungsi menjadi salah satu tugas pokok TNI, yakni ikut membantu penanggulangan bencana.

“Syukur kepada Tuhan, tugas yang diberikan kepada kami telah dilaksanakan dan berjalan lancar, atas dukungan dari Kodam, Korem, Kodim, Pemda dan Polri,” ungkapnya.

Meski punya keahlian dan keterampilan mumpuni dalam penyiapan makanan dalam jumlah besar, Denbekang tak bekerja sendiri. Sejumlah relawan dan Ibu-ibu dari BPBD Lembata juga dilibatkan membantu.

Selain itu, untuk memastikan kondisi makanan layak konsumsi, pihak Denbekang selalui menghadirkan Tim Gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata sebelum penyajian makanan kepada para pengungsi dan relawan. (san)

Artikel ini telah dibaca 1341 kali

Baca Lainnya
x