Nagekeo

Rabu, 2 Desember 2020 - 11:35 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi. (Net)

Ilustrasi. (Net)

DPO Kasus Pembunuhan di Nagekeo Tewas Ditembak Polisi

Nagekeo, Floreseditorial.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Nagekeo, terpaksa menembak, Yoseph Tenga (40), tersangka kasus pembunuhan terhadap, Yoseph Kepa (40), yang ditemukan tewas pada (10/7/2019) lalu.

Diketahui, pada Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 03:00 Wita, di Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Aparat Polsek Nagekeo tengah melakukan pengejaran terhadap, Yoseph Tenga.

Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan saat mengejar tersangka, dengan maksud agar yang bersangkutan menyerahkan diri. Namun, Yoseph Tenga, justru membawa senjata tajam dan melawan petugas.

“Tersangka saat itu dilengkapi senjata tajam. Tim terpaksa melepas beberapa tembakan yang mengarah pada kedua kaki tersangka. Akibatnya, tersangka tidak bisa lari,” ungkap Kapolres Nagekeo, AKBP Agustinus Hendrik Fai, kepada awak media, Rabu (2/12/2020).

Namun, kata AKBP Agustinus, setelah dibawa ke Rumah Sakit Aeramo guna mendapat perawatan medis, tersangka kehabisan darah dan meninggal dunia di Rumah Sakit Aeramo.

Kapolres Hendrik, menjelaskan, selama ini tersangka selalu berpindah-pindah tempat ke beberapa lokasi persembunyian yang berada di Desa Tedakisa.

Selain itu, tersangka juga selalu membuat suasana tidak nyaman bagi masyarakat yang berada di Desa Tedakisa. Ia diketahui kerap mengancam warga yang akan menginformasikan tempat persembunyianya.

“Rekam jejak tindak pidana yang dilakukan tersangka ini antara lain pembunuhan terhadap, Yoseph Kepa, pada Rabu (10/7/2019) silam,” terangnya.

Ia menambahkan, tersangka merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) Kepolisian Resort (Polres) Nagekeo, di mana status DPO-nya telah ada di Kepolisian saat Kepolisian Nagekeo berstatus Polsek Aesesa.

“Pengancaman terhadap masyarakat di Desa Tedakisa sering Ia lakukan, sehingga masyarakat yang berada di Desa Tedakisa tidak bisa beraktivitas dengan baik,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Hendrik menyampaikan, saat ini jenazah tersangka sudah diserahkan aparat Kepolisian ke kepada pihak keluarga dan diterima langsung oleh Pemerintah Desa setempat. (kmr)

Artikel ini telah dibaca 441 kali

Baca Lainnya
x