Sikka

Rabu, 25 November 2020 - 06:08 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi (Ist)

Ilustrasi (Ist)

Satu Pasien Positif Covid-19 di Sikka Meninggal Dunia

Sikka, Floreseditorial.com – Kabar duka datang dari RSUD T. C. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa TenggaraTimur (NTT). Pasien terkonfirmasi positif covid-19, inisial SH (63), yang sempat menjalani perawatan di RSUD setempat, meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) pukul 04.00 Wita.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, mengatakan, pasien positif covid-19 yang meninggal tersebut sempat menjalani perawatan di Ruang Paviliun RSUD T. C. Hillers Maumere selama tiga hari. Menurutnya, karena kondisi pasien yang memburuk akibat mengalami sesak napas, sehingga harus dipindahkan ke Ruang ICU pada Selasa (24/11/2020).

Setelah pasien tersebut berada di Ruang ICU, langsung dilakukan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya reaktif, sehingga dilakukan pengambilan swab test oleh seorang dokter. Namun, lanjutnya, sebelum hasil swab test tersebut keluar, pasien SH sudah meninggal dunia.

“Pukul 04.00 Wita, pasien tersebut meninggal dunia. Hasil dari Test Cepat Molekuler (TCM) RSUD T. C. Hillers Maumere tadi pagi, pukul 08.30 Wita, pasien SH terkonfirmasi positif covid-19,” kata Petrus.

Untuk diketahui, hingga saat ini, terdapat tiga orang di Kabupaten Sikka yang terkonfirmasi positif covid-19, dua diantaranya berusia 43 dan 11 tahun, yang saat ini sedang dirawat di Ruang Isolasi RSUD T. C.Hillers. Sementara satu orang lainnya, inisial SH (63), meninggal dunia dini hari tadi.

Melihat situasi itu, Petrus Herlemus, menyarakan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah untuk sementara dihentikan dan diberlakukan lagi belajar dari rumah, mengingat resiko yang akan terjadinya. Ia juga mengimbau agar kegiatan pesta atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kerumuman banyak orang untuk dihentikan sementara.

“Jadi, protokoler kesehatan harus ditegaskan dan ditegakkan, karena itu yang akan menyelamatkan diri kita dan kabupaten ini. Jangan menganggap sepele karena kita sudah ada korban,” tegasnya. (ric)

Artikel ini telah dibaca 2051 kali

Baca Lainnya
x