Manggarai Barat Pilkada 2020

Senin, 16 November 2020 - 10:17 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Paket Misi saat menemui warga Kampung Rangga, Desa Pong Majok, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (16/11/2020). (Foto: Ist)

Paket Misi saat menemui warga Kampung Rangga, Desa Pong Majok, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (16/11/2020). (Foto: Ist)

Sosialisasi di Lembor, Maria Geong: “Untuk Apa Saya Padamkan Lilin Orang Lain, Sementara Lilin Saya Paling Terang”

Manggarai Barat, Floreseditorial.com – Calon Bupati Manggarai Barat (Mabar), Maria Geong, berharap agar masyarakat Kabupaten Mabar memilih pemimpin yang punya peluang menang dan tidak memiliki catatan buruk di masyarakat.

“Saya yakin, Bapak-Mama yang ada di sini, ingin pilih Bupati dan Wakil Bupati Mabar yang punya peluang menang,” kata Maria Geong, saat menemui warga Kampung Rangga, Desa Pong Majok, Kecamatan Lembor, Kabupaten Mabar, Senin (16/11/2020).

Saat itu, Wakil Bupati Mabar non aktif itu, menjelaskan, selama menjadi Wakil Bupati Mabar, dirinya tidak memiliki rekam jejak yang buruk.

“Selama saya menjabat sebagai Wakil Bupati, Saya tidak punya catatan buruk. Sehingga, Paket Misi sangat layak untuk didukung,” ungkap Maria Geong.

Menurutnya, kehadiran Paket Misi di Kampung Rangga, selain untuk mensosialisasikan gagasan membangun Kabupaten Mabar, juga untuk mematahkan sejumlah isu-isu miring yang kerap ditujukan kepada Paket Misi. Saat sosialisasi tersebut, dirinya membantah isu bahwa Paket Misi berniat membatalkan kompetitor lain di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mabar.

“Saya tidak punya tujuan untuk membatalkan kompetitor lain di Pilkada Mabar. Justru, saya senang kita berkompetisi secara sehat,” tandas Maria Geong.

Menurutnya, tujuan gugatan yang dilakukan Paket Misi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara, adalah bagian dari hak paket, Maria Geong dan Silverius Sukur, sebagai warga negara.

“Kami ingin mecari keadilan yang sudah diatur oleh Undang-undang. Jadi, intinya gugatan kami itu kepada penyelenggara yang menjalankan aturan. Maka pertanyaannya, apakah salah kami mencari keadilan? Negara kita negara hukum. Sehingga, apapun keputusannya, sebagai warga negara yang baik kita harus terima keputusan tersebut,” ujar Maria Geong.

Menurutnya, isu yang dimainkan kelompok tertentu bahwa Paket Misi ingin menggagalkan salah satu paket, itu tidak benar.

“Kalau ada informasi miring yang sengaja digulirkan oleh kelompok tertentu di kampung ini, maka saya sampaikan bahwa semua itu tidak benar. Untuk apa saya batalkan paket tersebut, sementara saya sudah yakin bahwa Paket Misi sudah menang. Untuk apa saya padamkan lilin orang lain, sementara lilin saya paling terang ,” tutup Maria Geong disambut tepuk tangan warga yang hadir. (*)

Artikel ini telah dibaca 634 kali

Baca Lainnya
x