Manggarai Timur

Minggu, 19 Juli 2020 - 16:45 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Panggung MTQ ke VI di Kabupaten Manggarai Barat tahun 2020, berbentuk perahu motor tingkat. (Foto: FEC Media)

Panggung MTQ ke VI di Kabupaten Manggarai Barat tahun 2020, berbentuk perahu motor tingkat. (Foto: FEC Media)

Unik Dekorasi Panggung MTQ di Lamba Leda

Lamba Leda, floreseditorial.com – Faktor dekorasi menjadi salah satu pendukung penting dalam sebuah event. Sebab, dekorasi termasuk salah satu obyek penilaian utama.

Demikian halnya, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- VI Tingkat Kabupaten Manggarai Timur yang berlangsung di bibir pantai utara wilayah itu, tepatnya di Waso Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT. Sesuai rencana, kegiatan tersebut berlangsung sejak, Senin (20/7/2020) hingga Kamis, (23/07/2020).

Dekorasi unik nan indah tergambar pada panggung berbentuk perahu motor. Polesan kolaborasi warna dan jejak ukir seni mampu memanjakan mata setiap yang menatapnya.

Panggung MTQ semakin lengkap dan memiliki makna religius setelah balutan miniatur masjid yang akan menjadi berkah tersendiri dalam pendalaman iman islami umat muslim di wilayah itu.

Camat Lamba Leda, Albertus Rangkak, selaku Panitia Pelaksana MTQ ke VI tingkat Kabupaten Matim tahun 2020 mengatakan, pilihan model dekorasi panggung berbentuk perahu motor merupakan bentuk aktualisasi aktivitas masyarakat setempat yang kesehariannya nelayan.

“Masyarakat saya di wilayah utara banyak berprofesi nelayan. Khusus di lokasi tempat kegiatan MTQ ke VI kali ini, profesi warga semuanya nelayan. Atas dasar itu, dekorasi panggung MTQ dari perahu motor dan dibuat tepat dibibir pantai,” kata Albertus.

Syarifuddin, pelaku seni dekorasi Kabupaten Manggarai Timur di Kecamatan Lamba Leda, selaku aktor dekorasi panggung MTQ yang unik ini kepada floreseditorial.com, mengungkapkan, desain panggung MTQ bercorak khas profesi dan keyakinan warga setempat. Inspirasi latar itu mencerminkan kualitas hidup warga setempat, sekaligus dorongan bagi warga setempat memperdalam iman demi mewujudkan masyarakat Matim yang berkarakter.

“Desain dekorasi panggung MTQ ini bentuk atau gambaran pola hidup nyata warga yang dikolaborasikan dengan keyakinan iman umat. Hal ini penting disegarkan dan diransang demi mewujudkan Masyarakat Matim yyang berkarakter Qur’ani,” ungkap Syarifudin.

Sekretaris panitia MTQ ke VI tingkat Kabupaten Manggarai Timur, Agus Supratman, menjelaskan, sebanyak enam kafilah Kecamatan se-Kabupaten Manggarai Timur akan mengikuti MTQ ke VI tingkat Kabupaten Manggarai Timur.

Agus menambahkan, setibanya kafilah di tempat kegiatan, akan dijemput tim medis untuk melakukan ceck point demi pencegahan covid-19.

“Semua kafila Kecamatan wajib mencuci tangan, pakai masker, wajib ukur suhu tubuhnya, jaga jarak dan tidak berjabat tangan saat salaman. Setelah lewati semua itu, selanjutnya mengikuti prosesi penjemputan secara adat di depan Masjid Baburahman Waso. Rombongan dihantar menuju penginapan yang telah ditentukan. (knj)

Artikel ini telah dibaca 768 kali

Baca Lainnya
x